Introduction

RSPO Indonesia Liaison Office Telah Dibentuk

RT4 di Singapura menjadi saksi diperkenalkannya RSPO Indonesia Liaison Office (RILO) untuk mendukung Sekretariat RSPO di Kuala Lumpur dan meningkatkan pelaksanaan tujuan RSPO di Indonesia.

Sebuah pertemuan khusus diadakan pada tanggal 21 November 2006 untuk menjelaskan kepada para pemangku kepentingan mengenai tujuan dan modus operandi RILO serta untuk mendapatkan masukan dan dukungan dari para pelaku kunci dalam industri minyak sawit di Indonesia, khususnya Komisi Minyak Sawit Indonesia (KMSI), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), WWF Indonesia dan Sawit Watch.

Ms Desi Kusumadewi, addressing participants during an RT4 side event discussing RSPO's newly established Indonesia Liaison Office

Disuarakan oleh WWF-Indonesia pada bulan Oktober 2004, yaitu setelah pelaksanaan pertemuan RSPO ke-2 (RT2) di Jakarta, RILO akhirnya menjadi kenyataan dengan dukungan keuangan dari pemerintah Negeri Belanda melalui kerangka Trilateral Partnership antara Indonesia, Malaysia dan Belanda.

Fungsi RILO diantaranya :

  1. Memberikan pelayanan kepada anggota RSPO di Indonesia (mailing, contact)

  2. Komunikasi, termasuk kontribusi dalam menyediakan materi berbahasa Indonesia pada website RSPO, brosur dan media elektronik atau cetak lainnya

  3. Membina hubungan dengan organisasi/institusi lain yang terkait

  4. Merekrut anggota baru di Indonesia.

  5. Mengatur pertemuan RSPO dan sesi dengan pemangku kepentingan di Indonesia

  6. Membantu dalam pelaksanaan & monitoring kemajuan proyek RSPO di Indonesia

  7. Membantu dan memfasilitasi kerjasama antara Partnership Market Access of Palm Oil dengan RSPO, bila diperlukan.

Deuxiemi (Desi) Kusumadewi ditunjuk sebagai Liaison Officer untuk mengatur kegiatan RILO dan membantu RSPO-Secretary General dalam administrasi, pengelolaan dan penerapan kegiatan dan proyek-proyek yang diperlukan untuk mencapai tujuan RSPO di Indonesia. Lulusan Sarjana S-1 Sosial Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Desi sebelumnya bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit, Lyman Agro, di Indonesia selama 6 (enam) tahun.

Selama 6 (enam) bulan pertama, RILO berlokasi di kantor Komisi Minyak Sawit Indonesia (KMSI) di Jakarta. Dalam rangka untuk memastikan bahwa RILO membuat kemajuan yang baik sejak awal dibentuk, Bapak Teoh Cheng Hai, mantan RSPO-Secretary-General dan Dr. Rosediana Suharto, Executive Chairman KMSI, telah ditunjuk sebagai penasehat untuk memberikan dukungan dan bimbingan kepada Liaison Officer selama periode 6 (enam) bulan pertama tersebut.

Contact Desi Kusumadewi, RSPO Indonesia Liaison Officer desi@rspo.org

Read article in English


 

Communication reports

 

RSPO Workshop for NGOs
9 November 2006

Kegiatan perdana RSPO Indonesia Liaison Office (RILO) ditandai dengan penyelengaraan RSPO Workshop for NGOs di Hotel Gran Melia, Jakarta pada tanggal 9 November 2006 dengan difasilitasi oleh WWF-Indonesia. Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menjelaskan kepada rekan NGO di Indonesia mengenai RSPO dan hasil yang telah dicapai hingga saat ini, menginformasikan bahwa RILO telah dibentuk beserta fungsinya dan memberikan penjelasan rencana pertemuan RT4 di Singapura, 21-22 November 2006.

Dihadiri 23 peserta dari 17 NGO (social/development dan environmental NGO), pertemuan ini dibagi dalam 3 sesi dengan kesempatan tanya jawab pada akhir setiap sesi. Dalam diskusi tanya jawab, peserta terlihat proaktif dan antusias ingin mengetahui lebih jauh mengenai RSPO – peran, kegiatan, target dan efektifitas RSPO dalam mewujudkan usaha perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Indonesia, adalah beberapa hal yang menjadi perhatian peserta.

Download Laporan Komunikasi RSPO Liaison Office C-01 [69 KB]

Download Presentasi [501 KB]


 

Side-Event; Stakeholders Dialogue on RSPO Indonesia Liaison Office
21 November 2006

Pertemuan ke-4 Roundtable on Sustainable Palm Oil (RT4) di Singapura merupakan momentum yang tepat bagi RSPO Indonesia Liaison Office (RILO) untuk memperkenalkan lebih jauh pendirian RILO kepada berbagai pemangku kepentingan yang tengah berkumpul melalui penyelenggaraan Side Event bertema “Stakeholders Dialogue on RSPO Indonesia Liaison Office” pada tanggal 21 November 2006. Pertemuan yang kedua kali digelar oleh RILO ini juga menghadirkan sesi diskusi panel untuk menggali masukan - harapan dan dukungan - pemangku kepentingan terhadap keberadaan RILO.

Dalam pembukaannya, Jan Kees-Vis menjelaskan bahwa RILO telah dibentuk dan meminta kerjasama dan dukungan seluruh pihak untuk kelancaran dan kesuksesan Liaison Office dalam mendukung penerapan tujuan RSPO di Indonesia. Dalam sesi diskusi panel, 4 (empat) pelaku kunci dalam industri minyak sawit Indonesia berkenan menjadi panelist untuk memberikan masukan harapan dan dukungannya kepada RILO, yaitu Dr. Rosediana Suharto (Executive Chairman KMSI), Derom Bangun (Ketua Harian GAPKI), Fitrian Ardiansyah (FCI Co-ordinator, WWF Indonesia) dan Rudy Lumuru (Sawit Watch).

Download Laporan Komunikasi RSPO Liaison Office C-02 [38 KB]

Download Presentasi [611 KB]


 

Contact information

RSPO Indonesia Liaison Office
c/o Komisi Minyak Sawit Indonesia
Departemen Pertanian
Direktorat Jenderal Perkebunan
Gedung C Lt. 5 Ruang 504
Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan
Jakarta 12550, Indonesia

Tel : +62 21 782 7460 / 921 1003
Fax : +62 21 782 7460

Contact Desi Kusumadewi, RSPO Indonesia Liaison Officer desi@rspo.org

 

 

Copyright Protected.RSPO. Powered by threesixty technologies.